Berita  

RSUD Bob Bazar Kalianda Semakin Maju, Tahun 2024 ini Bakal Siapkan Layanan KJSU

banner 120x600

KALIANDA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Bob Bazar, SKM Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) sepertinya terus berupaya melakukan peningkatan layanan prioritas untuk masyarakat.

Baru-baru ini, rumah sakit plat merah tersebut tengah gencar mempersiapkan penambahan layanan bagi pasien penderita Kanker, Jantung, Stroke, dan Uro-Nefrologi (KJSU). Sehingga, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain.

Direktur Utama RSUD Bob Bazar Kalianda, dr. Reny Indrayani menjelaskan, program penambahan layanan KJSU dimulai sejak tahun 2024. Hingga saat ini, progresnya masih dalam persiapan sarana dan prasarana.

“Diantaranya yaitu melaksanakan pembangunan gedung cytotoxic, termasuk dengan drug safety cabinet-nya dan ruang cytotoxic nya juga. Untuk mengurangi rujukan pasien kanker,” Ujarnya kepada media, Rabu (8/5/2024).

dr. Reny juga menambahkan, selain gedung cytotoxic, RSUD Bob Bazar juga tengah mempersiapkan ruang CT-Scan. Guna memeriksa kondisi jaringan lunak tubuh seperti otak untuk membantu menegakkan diagnosa stroke. Selain itu, pihak rumah sakit juga mempersiapkan ruang operasi Modular Operation Theatre (MOT).

“Untuk pembangunan tiga gedung itu kami menggunakan anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus, red) tahun ini. Sementara, untuk sarana lain seperti penambahan ruang NICU dan PICU kami berupaya mengoptimalisasikan anggaran BLUD (Badan Layananan Umum Daerah, red) rumah sakit,” Imbuhnya.

Kemudian, secara bersamaan RSUD juga akan membangun gedung instalasi Central Sterile Supply Departement (CSSD), merupakan unit Instalasi yang bertanggung jawab terhadap supply dan sterilisasi alat-alat medis di lingkungan rumah sakit. “CSSD menerima, mendesinfeksi, membersihkan, mengemas, mensterilkan, menyimpan dan mendistribusikan alat alat medis sesuai dengan standar prosedur. Nah, untuk pembangunannya akan menggunakan anggaran APBD,”terang dr. Reny.

Perempuan berkerudung ini juga menyatakan, selain dari persiapan sarana gedung, pihak rumah sakit juga mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni untuk operasional layanan KJSU nanti.

“Selain itu, kami juga masih kekurangan dokter spesialis onkologi, spesialis jantung dan spesialis neuro intervensi serta spesialis urologi atau Konsultan Ginjal Hipertensi. Untuk mengatasi masalah ini, tentu saja kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Lampung Selatan dan Kementerian Kesehatan RI. Sehingga, semua kebutuhan untuk layanan KJSU siap semua,” Harapnya.

Diketahui, perluasan layanan KJSU dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang bertujuan untuk memperbaiki mekanisme rujukan dan peningkatan akses dan mutu layanan rumah sakit dan layanan penyakit prioritas Nasional.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah menyusun strategi dan arah kebijakan bidang kesehatan yang adaptif dan responsif melalui Transformasi Sistem Kesehatan, yang terdiri dari 6 pilar.

Salah satu pilarnya adalah Transformasi Layanan Rujukan, yaitu perbaikan mekanisme rujukan, peningkatan akses dan mutu layanan rumah sakit serta layanan penyakit prioritas nasional. Perbaikan tersebut diwujudkan dengan pengembangan kemampuan layanan melalui pemenuhan ketersediaan alat kesehatan, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana penunjang layanan prioritas. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *